Kesadaran diri

fot1Islam merupakan agama yang selalu memperhatikan kehidupan manusia baik hal yang terkecil maupun besar. Perhatian ini tidak hanya didunia hingga akhirat. Sebelum turunnya Islam dimuka bumi banyak kesalahan-kesalahan manusia  dalam menjalankan tatanan kehidupannya tidak mempunyai arahan hidup seolah hidup bebas.  Mereka berada didalam kegelapan maksudnya mereka tidak mendapatkan petunjuk atau arahan hidup yang baik. Setelah datangan agama islam yang akan memberikan cahaya melalui seorang Nabi yang memberikan jalan terbaik mereka, maka datanglah cahaya bagi mereka walaupun sebagian manusia menerima cahaya itu.

Alhamdulillah berkat Rahmat Allah yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang kita telah mendapatkan cahaya itu (islam) suatu kebahagiaan terbesar bagi kita sebagai kaum muslimin memeluk agama Islam yang diturunkan oleh sang pencipta yaitu  Allah SubhanaALLAHU Ta’ala. Kini cahaya itu telah kita pegang dalam hati dan meyakini tidak ada keraguan sedikitpun hingga akhir hayat.

Kita telah ketahui bersama bahawa kehidupan kaum muslimin telah diatur oleh aturam-aturan  Islam. Dimana aturan ini adalah kodrat bagi manusia untuk menjalankannya. Tidak boleh tidak dan tidak boleh membeloknya karena sedikit menjahui aturan Islam maka  Allah memberikannya ganjaran yang pedih, baik kecil maupun besar  ada pertanggung jawabannya dan akan dibalas di akhirat nanti. Lihat firman Allah swt.

 “ Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrahpun, niscaya Dia akan melihat (balasan)nya. Dan Barangsiapa yang mengerjakan kejahatan sebesar dzarrahpun, niscaya Dia akan melihat (balasan)nya pula”  (Qs. 77:7-8).

Sebagai manusia yang taat kepada Allah swt. harus ikhlash menjalankan perintahkanNYa. Sebagai muslim yang baik tentu mau menjalankan perintahnya dengan senang hati dan ikhlas. Karena dia tahu bahwa dengan ketaatannya kepada yang menciptakannya akan mendaptkan kebahagiaan baik didunia dan akhirat. Allah menurunkan Al-Qur’an yang dengannya sebagai petunjuk bagi manusia adalah untuk memberikan kemudahan bagi manusia di muka bumi ini sebagai pedoman hidup. Al-Qur’an inilah yang mengatur sepak terjang manusia dalam kehidupan sehari-hari jika manusia jauh dari pedoman hidup ini maka kehidupannya akan menjadi sesat, sedih, khawatir, kecewa dan merugi.

Dalam hal Ibadah yang sering dikerjakan, seperti shalat, ibadah ritual ini adalah wajib dikerjakan oleh semua kaum muslimin dan muslimah. Shalat adalah pondasi kaum muslim ia akan mendapatkan amal keseluruhannya jika shalat nya baik jika shalatnya buruk maka sebaliknya amalnya menjadi buruk. Apalagi jika tidak shalat tentunya semua perbuatan yang dianggap baik oleh dirinya atau orang lain tidak ada nilai sedikitpun dihadapan Allah.

Ibadah tidak hanya dengan mengerjakan shalat saja kemudian dia telah menjadi muslim yang taat, ini adalah pemahan yang kurang tepat untuk di yakini. Ibadah adalah menjalankan perintah Allah menjahui larangannya tidak menyukutukanNYa dengan sesuatu apapun. Dapat dipahami bahwa ibadah dalam hal ini mempunyai pengertian yang luas tidak tertuju pada ibadah ritual saja akan tetapi semua apa yang manusia kerjakan dimuka bumi dengan niat tulus ikhlas untuk mengharapkan keridhaan dan pahala dari Allah dapat disebut juga dengan ibadah. Dan apa yang di perbuatnya tanpa didasari niat karena Allah bukan termasuk tergolong ibadah. Bukankah setiap waktu terdapat tanda-tanda kebesaran Allah bagi orang-orang yang berpikir, bertafakur tentang penciptaan langit dan bumi serta segala isinya kemudian memuji kebesarannya?.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s